Loading...

Komisi X DPR-RI Tegaskan Komitmennya Mendukung Implementasi Program Kampus Berdampak


kppti.unesa.ac.id., SURABAYA—Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menunjukkan komitmen pemerintah dan parlemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia melalui diskusi bertajuk ‘Politik Anggaran untuk Mendukung Kampus Berdampak’ pada Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 di Graha Unesa, pada Selasa, 19 November 2025.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menjelaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi semua pihak dalam memajukan pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan tinggi.

Lalu Hadrian menegaskan bahwa pemerintah dan DPR memiliki komitmen yang sama untuk memenuhi amanat konstitusi dengan mengalokasikan 20% APBN untuk kepentingan pendidikan. Komitmen ini ditunjukkan dengan adanya kenaikan tajam anggaran pendidikan dari tahun ke tahun.

Kenaikan anggaran tidak hanya fokus pada besarnya nominal, tetapi juga memperhatikan ketepatan sasaran, keadilan, dan dampak nyata dari setiap rupiah yang dikeluarkan.

Dalam paparannya mengenai ‘Postur Anggaran Pendidikan RAPBN Tahun 2026,’ Lalu Hadrian menyoroti isu ketimpangan anggaran yang dinilai menghambat transformasi pendidikan.

Komisi X DPR RI juga menyoroti perlunya dukungan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), mengingat PTS menampung jumlah mahasiswa yang lebih banyak. Bentuk keberpihakan tersebut ditunjukkan melalui alokasi dana bantuan operasional khusus untuk PTS.

Selain itu, ia juga membahas ketimpangan serapan anggaran antar kementerian yang menghambat pemerataan kualitas pendidikan dan menekankan perlunya evaluasi.

Ia juga menunjukkan dukungan untuk penguatan peran kementerian bidang pendidikan sebagai leading sector, karena penyusunan anggaran pendidikan masih didominasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kementerian PPN/Bappenas.

“Politik anggaran untuk pendidikan tinggi bukanlah sederhana tentang angka-angka semata, melainkan tentang nilai keberpihakan, keinginan, dan visi kolektivitas untuk memajukan bangsa dan negara kita,” pungkasnya, menegaskan bahwa seluruh upaya ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM demi cita-cita Indonesia Emas 2045. (Tim Humas KPPTI 2025)

Translate »