Pendidikan tinggi Indonesia tengah memasuki fase penting dalam pembangunan bangsa. Melalui tiga jalur — akademik, vokasi, dan profesi — perguruan tinggi berperan strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul, menghasilkan riset dan inovasi, serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Dalam menghadapi tantangan global seperti disrupsi digital, perubahan iklim, dan transformasi industri, pendidikan tinggi dituntut menjadi pusat pembelajaran sekaligus pusat inovasi dan agen transformasi sosial. Kolaborasi lintas jalur dan lintas pemangku kepentingan — PTN, PTS, PTKL, industri, asosiasi profesi, masyarakat sipil, dan mitra internasional — menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan berdaya saing global.
Dengan semangat #DiktisaintekBerdampak dan #KampusBerdampak, Ditjen Dikti menyelenggarakan Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia 2025 / Indonesia Higher Education Summit 2025 sebagai forum konsolidasi nasional. Forum ini menjadi wadah untuk berbagi praktik baik, berdialog kebijakan, membangun jejaring kolaborasi, serta menyelaraskan arah strategis pendidikan tinggi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 — pendidikan tinggi yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.